Sejarah perang Kamang 15 Juni 1908 (3)




Pemberontakan diorganisir oleh kaum adat, agama, dan cendekiawan. Masing-masing golongan menggerakkan semangat perlawanan berdasarkan adat, agama dan masyarakat. Persatuan timbul secara spontan dan kokoh bersatu pada lahir dan bathin.
Di Kamang Pemberontakan ini dikepalai dari pihak kaum adat oleh :

  1. Pihak Agama : H. Abdul Manan
  2. Pihak Adat : M.Saleh Dt. R. Pangulu
  3. Pihak cerdik Pandai dan Pemuda : Abdul Wahid Kari Mudo

Sementara itu Komendur J. Westanik mencoba melunakkan hati rakyat dengan mendatangi negeri negeri, berunding dengan pemuka masyarakat, tetapi tidak berhasil, mulai sewaktu itu suasana kamang dan sekitarnya menjadi panas, persiapan peperangan diadakan, segala rakyat bertekad mati.
Latihan ketangkasan pencak silat diajarkan dan dimahirkan, dan ada pula yang memakai ilmu kebatinan, tahan besi, tahan gundam gergaji serta dikuatkan dengan azimat-azimat tertentu.
Masjid dan surau-surau serta langgar dijadikan tempat latihan. Pada saat itu bedil balansa, pedang, rusus, kelewang, pisau dan lain-lain dibuat dimana mana dan diasah setajam mungkin, nyatalah bahwa semangat jihad itu berdasarkan tiga faktor yaitu :

  • 1. Hendak melepas belenggu penjajahan
  • 2. Memerangi kaum kafir, perang sabil, mati syahid
  • 3. Dengan melahirkan ilmu ketangkasan, ilmu kebatinan dan azimat azimat

Semboyan-semboyan masa itu :

  • 1. Dahulu rabab nan batangkai, kini kopi nan babungo, Dahulu adat nan bapakai kini rodi nan paguno.
  • 2. Cupak usali usah sumbiang, manuruik bungka jo naraco,Parintah Bulando kami bandiang, tak buliah inyo bakuaso.
  • 3. Lah babungo palam palam kini, palam sarumpun jo kamuniang, yam den lapeh bataraju, jadi singo urang Kamang Kini, bapantang manjadi kambiang jan maupek anak cucu.

Sementara itu diadakan konsolidasi keseluruh Minagkabau pada tanggal 2 Juni 1908 diadakan rapat bersama di masjid Taluk Kamang yang dihadiri juga oleh utusan-utusan dari nagari-nagari lain dari Lubuk Basung, Manggopoh, Padang panjang dan Batu sangkar.
Kesimpulan dari Rapat tersebut sepakat menyatukan tekad perjuangan , sesuai dengan hasil rapat diatas semakin membakitnya pula semangat Perang Padri yang dipelopori oleh tuangku Imam Bonjol

Link terkait :
Sejarah perang kamang (1)
Sejarah perang kamang (2)